12.8 C
Los Angeles
December 13, 2019
Health & Sex Lifestyle Semua Kategori

Enam Kiat Berolahraga Saat Musim Hujan

Enam Kiat Berolahraga Saat Musim Hujan

Musim hujan meningkatkan risiko cedera saat berolahraga di luar ruangan, seperti tergelincir di jalan berlumpur. Belum lagi risiko jatuh sakit setelah terkena hujan.

Berikut adalah enam tips keamanan untuk berolahraga selama musim hujan sebagaimana dikompilasi oleh kompas.com:

1. Pemanasan

Pemanasan adalah suatu keharusan sebelum melakukan latihan berat apa pun cuacanya. Para ahli menyarankan agar seseorang memanaskan ruangan setidaknya selama 15 menit, diikuti dengan peregangan untuk mencegah cedera.

Jika pemanasan ruangan tidak memungkinkan, maka bergeraklah hingga tubuh menjadi hangat, suatu praktik yang dikenal sebagai pemanasan dinamis. Regangkan bokong, paha dan otot punggung bawah.

2. Kenakan pakaian yang lebih tebal

Pakaian katun yang menyerap keringat dapat menurunkan suhu tubuh dan meningkatkan risiko hipotermia. Gejala hipotermia termasuk kelelahan, kantuk dan bahkan kehilangan kesadaran.

Kenakan lapisan pakaian yang terbuat dari bahan sintetis untuk menghindari ini, dengan bagian luar yang paling tebal. Ketebalan lapisan sangatlah penting, karena produksi keringat seiring meningkat dengan ketebalan pakaian. Kurangi lapisan dalam kondisi keringat yang banyak.

3. Oleskan Tabir Surya

Awan menyaring sebagian besar sinar matahari, tetapi bukan radiasi UV. Menurut Yayasan Kanker Kulit, awan hanya menyaring sekitar 20 persen dari total radiasi UV. Paparan sinar UV yang lama adalah faktor penuaan yang menyebabkan kanker kulit.

Oleskan pelembab kulit, lip balm dan tabir surya dengan SPF 15 hingga 30 bahkan pada hari-hari mendung selama musim hujan.

4. Tetap Terhidrasi

Cuaca sejuk selama musim hujan membuat kita kurang haus, tetapi keringat masih terjadi saat berolahraga. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, minum secara teratur, dengan interval 15 hingga 20 menit. Warna urin juga dapat digunakan sebagai referensi seberapa terhidrasi tubuh. Urin yang lebih gelap berarti tubuh membutuhkan air.

5. Kenakan Topi dan Sarung Tangan

Tubuh memusatkan lebih banyak aliran darah ke arah intinya dalam cuaca dingin. Ini membuat kepala, tangan dan kaki rentan terhadap dingin. Kenakan topi dan sarung tangan saat berolahraga dalam suhu dingin. Sebuah topi juga dapat melindungi dari gerimis tiba-tiba yang terjadi saat berolahraga.

6. Pendinginan

Berolahraga selama musim hujan tidak berarti melewatkan latihan pendinginan sesudahnya. Habiskan lima sampai 10 menit berjalan dengan santai setelah jangka panjang. Ini akan membuat aliran darah dari otot ke jantung.

Pendinginan menurunkan suhu otot yang lelah agar mereka pulih lebih cepat dan menghindari rasa sakit. Hal ini juga diperlukan untuk mengurangi kekakuan otot pasca latihan.

 

Baca Juga:  Solo Traveling Dan Beberapa Manfaatnya

 

 

Baca selengkapnya di thejakartapost.com pada (18/11/2018) dengan judul “Six exercise tips for rainy season”. Sumber gambar.

 

Related posts

Solo Traveling Dan Beberapa Manfaatnya

Kontributor

Gempa dan Tsunami Donggala, Berbeda Dengan Gempa Lombok

admin

Lima Cara Untuk Menjaga Otak Anda Tetap Tajam

admin

Leave a Comment